my wonderful life
I will give you one good reason why everything is going to be alright: Allah.
Imām Muḥammad ‘Abd al-Laṭīf Finch  (via ukhty-nur)

Pada saat menjalani kehidupan kita masing-masing. Mungkin kita pernah berselisih dengan seseorang. Pernah menyimpan kekesalan dan kekecewaan. Pernah merasa dikhianati atau ditinggalkan tanpa alasan. Pernah dibohongi bahkan mungkin dijauhi. Hingga hubungan kita dengan orang tersebut sempat hilang…

Sometimes words are not enough to make someone feel that you care for them. Sometimes it needs a little effort.
(via yanilavigne)
Aba, Bapak, Ayah

Obrolan malam ini berdua sama ummi, ujung-ujungnya terucap doa dari beliau, “semoga jodohmu seperti abamu, yang baik dan tidak pernah perhitungan demi kebaikan keluarganya”.
~Dan saat itu rasanya aku ingin berlari melompat ke pelukan aba. Berterima kasih atas semua yang telah beliau berikan. Tapi sayangnya aku bukan orang yang seperti itu. Haha terlalu malu lah untuk melakukan hal macam itu. Jadi aku memintakan surga untuk berdua yang tercinta. Selamat idul fitri Aba, Ummi… ♡ you to the moon and back and more…

jalansaja:

Kurasa tidaklah ada manusia yang sempurna kebaikannya. Bahkan bila kelak kita bertemu, kau akan tahu segudang tingkah buruku yang tak mungkin kusembunyikan.
Aku ingin kau tahu, aku ingin kau mengerti, dan aku ingin kau menilai dengan kesanggupanmu sendiri.

Aku tak ingin mendoktrin pola…

Aaah sungguh manis tulisannya

jamikanasa:

Hari ini, dalam sebuah perjalanan menuju stasiun kereta api bersama keluarga tetangga saya, saya memikirkan sebuah hal. Sesuatu yang setiap hari saya temui, saya hadapi. Ia adalah yang pertama menemukan saya, membimbing dan melindungi diri saya. Yang pertama mengajari saya banyak hal. Dan semua…

nickastig:

Mong Kok Market, Hong Kong

More from my HongKong trip here

Kabar Baik
B: Hola~
A: Hai! Apa kabar?
B: Baik.
A: Sudah lama ga ngobrol.
B: Lebih lama lagi kita nggak ketemu.
A: Iyaaa... Eh, kamu masih mencari cinta yang tercecer?
B: Udah nemu. Disini *nunjuk ke dada*
A: Siapa? #kepo
B: Bukan siapa, tapi apa.
A: Oke, kalo gitu, apa?
B: Change of life plan :D
A: Hmm...
B: Kamu apa kabar? Masih suka warna hijau?
A: Masih dong.... Eh masa kemarin ketemu mug doraemon warna ijo di fx. Random banget, sumpah! Haha
B: Masih 'renovasi'?
A: Err... Sudah lama banget itu -,-''
B: Kali aja bongkar-pasang lagi :))
A: Kamu gimana, masih menunggu seseorang?
B: Sudah tidak. Orangnya sudah tidak ada.
A: Hah? Siapa yang meninggal? Jangan bercanda dooong~
B: Iya, sudah tidak ada orang di ruang tunggu. Tidak juga aku mau ramai-ramai di ruang tunggu lain yang sepi.
A: Ah, selalu puitis :')
B: Aku tidak ingin hidup menunggu dalam diam, tapi aku ingin berlari sambil menunggu tertangkap waktu.
A: Kalau begitu, mengejarmu akan melelahkan dan menunggumu tidak ada gunanya.
B: Memangnya kamu tahu aku sedang berlari kemana?
A: Yang jelas bukan ke tempatku.
B: Aku sedang berbaring di sini lari dari kenyataan. Haha.
A: Gak lucu!
B: Ketawa dong biar lucu...
*B sedang menunggu operasinya pengangkatan hatinya mengeras dua jam ke depan. Dia punya banyak waktu untuk sekadar menyapa orang-orang yang siap dia tinggalkan. Dokter bilang success rate operasi ini cuma satu dari sepuluh.*
*A sudah empat tahun berkarir di Jakarta, minggu depan dia akan menikah.*
I am sorry
To every muslim out there living under oppression, I am sorry.
May Allah forgive me for being of no help to you.
May Allah forgive me for turning a deaf ear to your cries.
May Allah forgive me for being stingy in helping you.
May Allah forgive me for my selfish duas and not praying for you.
May Allah forgive me for the peaceful sleep whilst you are living a nightmare.
May Allah forgive me for the food I eat whilst you go hungry.
May Allah forgive me for my laughter whilst you cry tears of blood.
May Allah forgive me for taking what I have for granted whilst you have nothing.
May Allah forgive me for loving my life whilst death stares you in the eye.
I am sorry.

jalansaja:

Tak ada yang ingin perpisahan bila ada bahagia di dalamnya. Tak ada yang berminat melepaskan bila memang bisa saling beriringan. Tapi waktu menjadi pemicu, semua yang awalnya terlihat menawan, lambat hari berubah buram.

Tak ada yang ingin tertawa dalam pengasingan. Tak ada yang ingin merengek…